Hukum Memperbaiki dan Jual Beli Televisi dan Antena



Pertanyaan
Apakah di bolehkan memperbaiki televisi dan antene dan memperjual belikannya??

Jawab :


:الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أما بعد


         di haramkan menjual sesuatu kepada orang yg di ketahui dari ucapannya atau kepada sesuatu yg menunjukkan pada suatu yg merusak yg dimaksudkan penggunaannya kepada sesuatu yg haram, telah terdapat nash-nash dari para ahli fikih atas keharaman menjual anggur bagi orang yg akan membuat miras/khamr, kayu bagi orang yg akan menggunakannya untuk membuata alat musik, dan senjata bagi penjahat atau orang yg mengganggu dijalanan, begitu juga menyewakan tempat bagi orang yg akan menggunakannya untuk bermaksiat dan yang lain sebagainya yg mengarahkan kepada maksiat, dan menolong memuluskan langkah orang yg akan bermaksiat, Allah ta'ala berfiman :

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلا تَعَاوَنُوا عَلَى الْأِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ.
" dan tolong menolonglah kalian dalam kebaikkan dan ketaqwaan, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan, bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Mahakeras siksa-Nya" .(QS. al-Maaidah : 2)



dan Rosululloh shal telah melaknat pada perkara khomr/miras sebanyak sepuluh kali :
pemerasnya, yang minta diperaskan, penjualnya, pembelinya, peminum, pemakan hasil penjualannya, pembawanya, orang yang minta dibawakan serta penuangnya*.
dan menunjukkan hal tersebut pada suatu keharaman setiap yg menyebabkan kepada perbuatan maksiat dan tolong menolong kepadanya dan setiap yg memalingkan kepada maksiat.
adapun kebanyakkan dalam penggunaannya televisi dan antena tidaklah kecuali kepada suatu yg haram adapun asal menjual dan memperbaikinya adalah haram, kecuali jika dia mengetahui keduanya digunakan kepada sesuatu yg tidak diharamkan dan ini langka, karna kebanyakkan penggunaannya hari ini kepada sesuatu yg di haramkan, dan kebaikkan(yang paling baik dari siarannya) dari siaran yg dipancarkannya membuat orang tenggelam dalam kejelekkan kedua benda tersebut.
--------------------------
*HR.at-Tirmidzi  (1295)
di alih bahasakan Hanif abu Muhammad

25 Safar 1440/3 Nov 2018


Share on Google Plus

About abu muhammad

Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah dengan Islam, maka jika kami mencari kemuliaan dengan selainnya, maka Allah akan menghinakan kami [Umar bn Khattab].
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berbicaralah yang baik atau diamlah” (HR Bukhari, Muslim)