Gerilya Syiah di Sumbar

Hebat dan militan! Untuk mensyiahkan bangsa Indonesia orang syiah menerbitkan buku-buku lalu disebar luaskan ke seluruh tempat yang bisa mereka jangkau. Salah satunya adalah buku-buku yang dikhususkan untuk anak SD dan secara khusus dibagikan di beberapa sekolahan di Sumatera Barat. Yang ajaib, pengadaan buku syiah tersebut menggunakan uang pemerintah! Ya pemerintah daerah.

Contohnya adalah buku yang berjudul Qalbun Salim ini:

 Cover Depan

 Cover Belakang


Stempel dari Pemerintah Daerah

Stempel Perpustakaan dan Stempel Dana APBD DAK 2010


Perhatikan tulisan di kover belakang buku :



Bagaimana ceritanya buku-buku syiah ini diketahui?

Sangat sederhana, seorang pengurus Masjid Raya sebuah nagari/desa bertanya tentang syiah yang berkembang di Indonesia kepada seorang Ketua Majlis Ulama Kabupaten yang kebetulan dari ormas Muhammadiyyah (sang ketua MUI Kabupaten ini sering membela syiah dengan retorika usang “tidak semua syiah itu sesat”, jadi pengurus masjid itu bertanya untuk memperjelas ungkapan beliau, dengan pertanyaan sederhana “yang tidak sesat itu syiah apa, dan yang berkembang di indonesia ini syiah apa?”).

Lalu ada seorang Guru SD yang mendengarkan perbincangan keduanya, setelah tahu apa yang dibicarakan si guru tadi nyeletuk dan mengatakan bahwa syiah diajarkan di SD, dia mengatakan ada buku-bukunya di tangannya, lalu akhirnya si guru tadi memberikan ketiga buku ini kepada pengurus masjid raya yang sangat konsen dalam menghadapi ajaran-ajaran sesat, lalu pengurus tadi menghubungi Ustadz Asmon Lc. al-Hafizh dan memberikan ketiga buku ini untuk dipergunakan sampai batas waktu yang diberikan oleh si guru SD, sekitar bulan Desember ini kalau tidak salah, insya Allah sampai tabligh akbar tentang bahaya syiah yang akan diisi oleh ust. Muhammad Elvi Syam dari padang tanggal 9 desember di masjid itu, semoga bermanfaat ustadz.

Apa isi buku yang berjudul qalbun salim (hati yang selamat/hati yang bersih) tadi?

Isinya supaya mengimani akidah syiah dan membenci dan mengkafirkan semua sahabat Nabi -Shalallahu alaihi wasalam-; serta membenci dinasti Umawi dan dinasti Abbasi sebab mereka ingkar imamah syiah yang dihukumi kafir!

Di halaman 20 disebutkan:


Di halaman 27 - tentang imam 12 dan pengingkaran atas Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah :





Dan anak-anak SD diajari bertaqiyyah untuk mengahadapi umat Islam. di halaman 32:


Saudara-saudaraku Ahlussunnah, akankah kita tinggal diam melihat syiah yang batil dan sesat ini menyesatkan generasi bangsa Indonesia atau bahkan memurtadkan mereka dengan membenci dan mengkafirkan para sahabat dan semua ulama dan mukmin yang ada di luar golongan mereka?

Mari kita berbuat dan terus berbuat untuk menyelamatkan bangsa ini dari bahaya syiah!

Bersambung!..........

Sumber : gensyiah.com
Share on Google Plus

About assunnah

Kami adalah kaum yang dimuliakan Allah dengan Islam, maka jika kami mencari kemuliaan dengan selainnya, maka Allah akan menghinakan kami [Umar bn Khattab].
    Blogger Comment
    Facebook Comment